Sinar UVC memiliki gelombang pendek (254 mm) dan tingkat energi tinggi yang mampu
mendisinfeksi bakteri, dan virus di dalam air.
Sinar UVC bekerja menggunakan efek fotolitik. Disinfeksi secara fisika menggunakan
radiasi jarak dekat (5 cm dari bohlam lampu) yang dapat membunuh atau
menonaktifkan mikroorganisme sehingga tidak dapat berkembang biak. Sinar UVC tidak
meninggalkan residu sehingga air dapat langsung digunakan dan berkelanjutan.

