Minapoli
Startegi Baru, Petani Pasarkan Ikan Via Online
Mas

Startegi Baru, Petani Pasarkan Ikan Via Online

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Kesulitan memasarkan hasil panen, para petani ikan di Sleman\r\npunya strategi lain. Mereka memilih menjual ikan hasil panen secara online ke\r\nmasyarakat luas.Ketua Jaringan Mitra Perikanan Sleman (...

Kesulitan memasarkan hasil panen, para petani ikan di Sleman\r\npunya strategi lain. Mereka memilih menjual ikan hasil panen secara online ke\r\nmasyarakat luas.

Ketua Jaringan Mitra Perikanan Sleman (JMP) Parijo kepada\r\nmedia baru-baru ini menjelaskan, penjualan ikan melalui online ini agar panen\r\nikan bisa terserap habis. Pasalnya, setelah ada pandemi Covid-19, rumah makan,\r\nrestoran dan hotel banyak yang tutup. Padahal para petani sejak awal tahun\r\nsudah menebar benih untuk mencukupi permintaan ikan saat Ramadan.

“Ikan yang dipanen bisa dua kali lipat dari biasanya. Bulan\r\nketiga kemarin sudah panen, ternyata ada Korona yang dampaknya hotel dan\r\nrestoran tutup sehingga serapannya macet,” jelas Parijo.

Diungkapkan, petani ikan di Sleman bisa menyuplai kurang\r\nlebih 10 ton perhari atau 300 ton perbulan. Namun karena ada pandemi Covid-19\r\nini daya serap pasar berkurang dari biasanya. “Kami jual ikan segar dalam\r\nkondisi sudah bersih atau siap masak. Tapi beberapa dari kami juga melayani\r\nyang sudah dimasak. Produksi utama di Sleman ada nila merah, gurame, patin,\r\nlele dan bawal,” ungkap Parijo.

Namun dalam kondisi seperti saat ini, petani tidak bisa\r\nmenjual dengan harga normal. Harga ikan sengaja diturunkan agar banyak bisa\r\nterserap di masyarakat. “Dulu nila merah dijual Rp 34.000/kg, sekarang kita\r\njual Rp 30.000/kg,” beber Parijo.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman\r\nHeru Saptono menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kelompok\r\npembudidaya ikan dan sepakat membagi pemasaran di Sleman menjadi empat. “Ada 13\r\npasar ikan dan sejauh ini penjualannya masih terbilang bagus,” jelasnya.


Sumber : krjogja.com

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan