Minapoli
Produksi Ikan Meningkat, DKP Kampanyekan Gemarikan di Sulawesi Tengah
Mas

Produksi Ikan Meningkat, DKP Kampanyekan Gemarikan di Sulawesi Tengah

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah\r\nmengkampanyekan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di tengah pendemi\r\nCOVID-19. Kampanye Gemarikan tersebut seiring meningkatnya...

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah\r\nmengkampanyekan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di tengah pendemi\r\nCOVID-19. Kampanye Gemarikan tersebut seiring meningkatnya produksi ikan di\r\nSulteng.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah Moh Arif\r\nLatjuba melalui Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah I DKP Sulteng, Rasyid,\r\nmengatakan hasil produksi ikan pada Maret mencapai 261,561 ton dengan nilai\r\nproduksi sebesar Rp5.525.317.000.

Suasana pengolahan ikan di Sulteng. Foto: DKP Sulteng

Kenaikan produksi ini kata Rasyid adalah hal yang baik di\r\ntengah pendemi COVID-19. “Masyarakat Sulawesi Tengah sangat beruntung karena\r\nproduksi ikan naik,” kata Rasyid, Senin (20/4).

Ia menjelaskan, akhir-akhir ini permintaan ikan dipasaran\r\ncukup tinggi. Selain dijadikan makanan sehari-hari, kini ikan lebih diincar\r\nsebagai salah satu makanan yang dapat meningkatkan imunitas di tengah pandemi\r\nCOVID-19.

“Selain menjaga kebersihan, yah makanan yang sehat juga\r\nperlu. Makan ikan kini dipercaya baik untuk daya tahan tubuh dan imunitas,”\r\nkatanya.

Rasyid menambahkan, kandungan protein pada ikan sangat\r\ndibutuhkan oleh tubuh. Ikan mengandung protein tinggi, omega 3, asam lemak tak\r\njenuh, vitamin A, D, B6 dan B12 serta mineral yang sangat baik untuk daya tahan\r\ntubuh.

 “Kami terus sosialisasikan\r\nkepada masyarakat untuk tetap mengkonsumsi ikan dibarengi dengan sayur dan buah\r\ntentunya,” ujarnya.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Tidak hanya itu, kata Rasyid, ikan hasil tangkapan tidak\r\nhanya punya kualitas yang baik, namun juga ikan yang akan dipasarkan aman dari\r\nbakteri. “Dipastikan sebelum sampai ke pasaran masyarakat, ikan tetap segar,”\r\nkatanya.


Sumber: Kumparan 

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan