Minapoli
Presiden RI Beri Penghargaan Atas Keberhasilan Inovasi di Bidang Perikanan Budidaya
Mas

Presiden RI Beri Penghargaan Atas Keberhasilan Inovasi di Bidang Perikanan Budidaya

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
4 menit baca

Tanda Kehormatan Satyalancana Wirakarya\r\nmerupakan penghargaan yang diberikan dari Presiden kepada warga Negara\r\nIndonesia yang telah sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan Negara. Khusus d...


Tanda Kehormatan Satyalancana Wirakarya\r\nmerupakan penghargaan yang diberikan dari Presiden kepada warga Negara\r\nIndonesia yang telah sangat berjasa dan berbakti kepada bangsa dan Negara.

Khusus di bidang perikanan budidaya, enam\r\npegawai Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan\r\nPerikaan (KKP) berhasil mendapatkan Tanda Kehormatan tersebut.

Sebagaimana diketahui, salah satu kriteria\r\nuntuk mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wirakarya adalah keberhasilan\r\ndalam melakukan inovasi teknologi yang telah diadopsi dan berkembang serta\r\nberguna untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

 “Terus terang, saya bangga dengan pencapaian\r\npara perekayasa DJPB dari tahun ke tahun selalu ada inovasi baru yang\r\ndiciptakan dan bisa menerima penghargaan Satyalancana Wirakarya dari Bapak Joko\r\nWidodo”, ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto di sela\r\nsela penganugerahan penghargaan tersebut di Jakarta. Sabtu (17/8).

Menurutnya, penghargaan satya lancana wirakarya\r\ndi bidang perikanan budidaya mengindikasikan \r\nbahwa hasil perekayasaan khususnya di bidang perikanan budidaya dari\r\npara perekayasa DJPB tersebut telah diaplikasikan serta berguna bagi\r\nmasyarakat.

Disamping itu, pada peringatan Kemerdekaan\r\nRI ke 74 ini, DJPB juga memperoleh penghargaan pejabat fungsional bidang\r\nkelautan dan perikanan teladan tahun 2019 dari Menteri Kelautan dan Perikanan. Penghargaan\r\nTeladan I dan III tingkat nasional bagi jabatan fungsional PHPI diraih oleh\r\npejabat fungsional PHPI yang berasal dari Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan\r\nLingkungan (LP2IL) Serang dan BBPBAP Jepara serta Penghargaan Teladan I, II dan\r\nIII tingkat nasional bagi jabatan fungsional Pengawas Perikanan Bidang\r\nPembudidayaan Ikan diraih oleh Pejabat Fungsional Pengawas Pembudidayaan Ikan\r\nyang berasal dari BPBL Ambon, BPBL Batam dan BBPBAP Jepara.

Slamet mengungkapkan bahwa KKP memiliki\r\nbanyak SDM unggul dan ini sejalan dengan visi Presiden untuk membawa kemajuan\r\nbagi Indonesia.

"Tentu sekali lagi kami sangat bangga,\r\nsekaligus optimis bahwa SDM unggul ini akan dapat diteladani dan membawa\r\nkemajuan bagi perikanan budidaya", ungkap Slamet.

Adapun, deretan nama-nama penerima Tanda\r\nKehormatan Satyalancana Wirakarya DJPB KKP adalah 1. Supito S.Pi, M.Si  sebagai Perekayasa Madya pada Balai Besar\r\nPerikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara atas Pengembangan Teknologi\r\nBudidaya Udang Skala Rumah Tangga guna meningkatkan pendapatan tambak rakyat;\r\n2. Ir. Abidin Nur II, M.Sc sebagai Perekayasa Madya pada BBPBAP Jepara atas\r\nPengembangan Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Indoensia; 3. Bayu\r\nRomadhona S.Pi, M.Si sebagai Perekayasa Pertama pada BBPBAP Jepara atas\r\nImplementasi dan Pendampingan Teknis Budidaya Udang dan Rajungan Teknologi\r\nSederhana bagi petambak masyarakat di Kabupaten Demak; 4. Ita Rizkiyanti S.Pi\r\nsebagai PHPI Muda dari BBPBAP Jepara atas Pembuatan Probiotik Kering Isolat\r\nLokal dan Aplikasinya pada masyarakat dan pembudidaya ikan; 5. Ari Prakoso\r\nS.St.Pi sebagai Pengawas Pembudidayaan Ikan pada Balai Perikanan Budidaya Air\r\nPayau Ujung Batee atas Pembinaan Kehidupan Sosial Masyarakat (eks Narkoba)\r\nmelalui usaha budidaya udang/ikan di Desa Pacu kota Lhokseumawe dan 6. Ibnu\r\nSahidhir S.Pi, M.Sc sebagai Perekayasa Muda pada BBPBAP Jepara atas\r\nPemasyarakatan Teknologi Fermentasi dalam Akuakultur secara online untuk\r\nmeningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya.

Dari hasil perekayasaan tersebut, komoditas\r\nyang banyak dikembangkan adalah udang. Kondisi demikian sudah sejalan dengan\r\ntarget perikanan budidaya menjadikan udang sebagai salah satu komoditas tulang\r\npunggung untuk mengdongkrak ekspor perikanan Indonesia.  Saat ini pengembangan budidaya udang terus\r\nditingkatkan melalui pembinaan dan pendampingan serta terobosan teknologi baik\r\nteknologi budidaya maupun teknologi sarana dan prasarana pendukung yang telah\r\ndilakukan. Upaya tersebut telah dikembangkan oleh para perekayasa, pengawas\r\npembudidayaan ikan serta PHPI sampai dihasilkan masyarakat yang mampu\r\nmengaplikasikannya dan meningkatkan kesejahteraannya.

Untuk diketahui bahwa produksi udang\r\nnasional meningkat pada tahun 2017 mencapai sekitar 1 juta ton, dibandingkan\r\npada tahun sebelumnya hanya mencapai 698 ribu ton. “Pengembangan udang windu\r\ndan udang jerbung sudah benar dilakukan, dikarenakan komoditas tersebut sebagai\r\nudang asli Indonesia. Sehinggga apabila nanti muncul kendala dalam usaha\r\nbudidaya udang vaname, masyarakat sudah memiliki alternatif budidaya udang”,\r\nujar Slamet.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Bagi para perekayasa di bidang perikanan\r\nbudidaya lebih termotivasi untuk menciptakan inovasi baru serta terus\r\nberkomitmen melakukan pembinaan dan pengaplikasian teknologi yang dihasilkan\r\nbagi peningkatan kesejahteraan pembudidaya serta keberlanjutan lingkungan dan\r\nusahanya. Dengan diterimanya penghargaan, diharapkan para perekayasa, pengawas\r\npembudidayaan ikan serta PHPI jangan mudah berpuas diri karena masih banyak\r\nyang harus kita kembangkan bersama guna meningkatkan pendapatan masyarakat,\r\nkhususnya masyarakat pembudidaya ikan. Sehingga masyarakat dapat menuju\r\nmasyarakat perikanan budidaya yang mandiri, berdaya saing serta\r\nberkelanjutan,”pungkas Slamet.

Sumber : Humas DJPB

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan