\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\nAmbon\r\n(AGRINA-ONLINE.COM) - Sepuluh persen lulusan satuan pendidikan kelautan dan\r\nperikanan lingkup Badan Riset dan ...
Ambon\r\n(AGRINA-ONLINE.COM) - Sepuluh persen lulusan satuan pendidikan kelautan dan\r\nperikanan lingkup Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan\r\nPerikanan (BRSDM) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harus menjadi\r\nwirausaha muda. Dalam mencetak generasi muda. "Oleh karenanya, sudah\r\nsaatnya kita meninjau kembali materi pembelajaran yang diberikan kepada peserta\r\ndidik di lingkungan,” tegas Kepala BRSDM Sjarief Widjaja.
Hal\r\ntersebut disampaikan Sjarief dalam Rapat Kerja Teknis Pendidikan KP 2020 dengan\r\ntema "Peningkatan Peran Pendidikan Vokasional Kelautan dan Perikanan dalam\r\nMenciptakan Wirausaha Muda, pada 9 April 2019, di Ambon. "Saat bertemu\r\ndengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Istana Merdeka,\r\nPresiden RI Joko Widodo pernah mengatakan, bahwa negara kita membutuhkan\r\nenterpreuner yang harusnya setiap tahunnya meningkat, meningkat, meningkat.\r\nUntuk itu, lulusan peserta didik di Politeknik lingkup BRSDM harus dapat\r\nditantang untuk menjadi startup dalam rangka menciptakan wirausaha muda,” lanjut\r\nSjarief.
Untuk\r\nmewujudkan hal tersebut, Sjarief mendorong seluruh satuan pendidikan KP\r\nmenerapkan strategi pendidikan, dengan melaksanakan program kewirausahaan yang\r\nterstruktur dari semester awal sampai semester akhir melalui kokurikuler\r\nataupun ekstrakurikuler; seluruh satuan pendidikan dan peserta didik harus\r\nmemiliki network dengan mitra yang mendukung penciptaan wirausaha muda;\r\nmemetakan potensi bisnis dari hulu ke hilir bidang kelautan dan perikanan;\r\nserta membentuk karakter wirausaha ‘fight’ melalui kompetisi-kompetisi yang\r\ndilakukan atau di luar satuan pendidikan KP.
Dalam\r\nrangka pengembangan sumber daya manusia dengan mempersiapkan lulusan untuk\r\ndapat diserap oleh dunia usaha dan industri maupun berwirausaha sendiri, BRSDM\r\npun melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan berbagai pihak.\r\nPenandatanganan PKS terlaksana pada 8 April 2019.
Pihak\r\nyang terlibat dalam PKS yakni Pusat Pendidikan KP dengan Universitas Prasetiya\r\nMulya, SUPM Waiheru dengan PT Patria Perikanan Lestari Indonesia, PT Bahari\r\nPrima Manunggal, PT Mitra Usaha Harapan serta PT Perikanan Nusantara 3 Politeknik\r\nKP Bitung dengan PT Siana Marine Service, PT Blue Ocean Grace International dan\r\nKoperasi Samudra Utama Sulawesi Utara.
\r\nSumber : Agrina
\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n
\r\n\r\n

Ditulis oleh
Tim Minapoli
Kontributor
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
