Penyakit iridoviral ikan kerapu (sleepy grouper disease) adalah penyakit virus yang menyerang limpa dan ginjal ikan kerapu muara, kerapu malabar dan kerapu kuning.Penyakit ini menyerang burayak, juven...
Penyakit iridoviral ikan kerapu (sleepy grouper disease) adalah penyakit virus yang menyerang limpa dan ginjal ikan kerapu muara, kerapu malabar dan kerapu kuning.
Penyakit ini menyerang burayak, juvenil, dan kerapu ukuran pasar berumur satu hingga dua tahun. Agen penyebab adalah virus DNA. Replikasi virus terjadi pada sitoplasma sel yang terinfeksi dan virus tumbuh dengan baik pada sel ikan budidaya yang berasal dari ikan kerapu.
Artikel terkait: Ikan Kerapu: Taksonomi, Ciri, Morfologi, Habitat, Jenis, dan Karakteristik
Penyakit ini telah ditemukan dan dilaporkan secara resmi di Hong Kong, Indonesia, Republik Korea dan Vietnam. Kematian tertinggi biasanya terlihat pada ikan berumur tiga sampai empat bulan setelah ditebar ke keramba. Kontak horizontal dan penularan melalui air tampaknya merupakan cara utama penyebaran virus.
Ikan yang terkena penyakit ini menjadi sangat lesu dan menunjukkan penurunan nafsu makan. Ikan juga dapat membentuk gerakan opercular yang cepat, berlari ke permukaan untuk mencari udara. Ini sering terjadi pada tahap akhir penyakit. Kematian yang tinggi sering terjadi.
Gejala klinis yaitu ulserasi yang dalam di jaringan otot dan bisul merah di permukaan tubuh, warna tubuh gelap, insang pucat dan limpa membesar. Sampai saat ini belum ada upaya pengendalian dan pengobatan yang efektif untuk penyakit ini.
Informasi lainnya: Penanganan Ikan Kerapu Saat Panen dan Pasca Panen
Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo. Ketepatan informasi yang terdapat di dalamnya di luar tanggung jawab Minapoli.

Ditulis oleh
Minapoli
Penulis
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
