Minapoli
Pakai Minatransporter, untuk Jaga Kesegaran dan Daya Tahan Ikan
Mas

Pakai Minatransporter, untuk Jaga Kesegaran dan Daya Tahan Ikan

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) yang dilakukan Fakultas\r\nMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) di\r\nkecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, melahirkan inovasi ...

Kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) yang dilakukan Fakultas\r\nMatematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) di\r\nkecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, melahirkan inovasi bernama\r\nminatransporter.

Dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Humas & KIP\r\nUI, minatransporter pelet hasil formulasi yang dapat menyediakan oksigen\r\ncadangan dan suplai nutrisi di dalam tempat penyimpanan ikan.

Dengan alat ciptaan dua orang dosen, Retno Lestari dan Mufti\r\nPetala Patria, serta dua orang asisten dan 11 mahasiswa yang bekerja sama\r\ndengan Yayasan Pandu Cendekia tersebut, bisa memperpanjang masa hidup ikan\r\nselama didistribusikan ke pasaran terutama di luar daerah Kabupaten Pandeglang.

Penggunaan minatrasnporter diharapkan dapat menjaga\r\ntingginya nilai jual ikan, karena kondisi ikan yang dijual masih segar dan sehat,\r\nAlat ini sudah diperkenalkan ke nelayan setempat pada 23-25 Juli 2019 lalu.

“Kecamatan Sumur\r\nmerupakan daerah yang memiliki potensi hasil budidaya perikanan yang tinggi.\r\nNamun, permasalahan yang terjadi pada nelayan mereka masih melakukan\r\npendistribusian ikan dengan metode konvensional yang bersifat tertutup. Cara\r\ntersebut hanya mempertahankan hidup ikan selama 3 jam pendistribusian.\r\nAkibatnya, ikan yang akan sampai ke pasaran mengalami penurunan kualitas\r\nsehingga mengurangi harga jual,” ujar Ketua Tim Pengmas, Retno Lestari.

“Maka dari itu kami rasa perlu pengimplementasian IPTEKS\r\nuntuk memberikan solusi bagi nelayan agar dapat meningkatkan kualitas ikan\r\nmelalui perbaikan pendistribusiannya,” imbuhnya, dalam keterangan resmi.

Hasil produk minatransporter sebelum diberikan ke nelayan\r\nlokal dilakukan uji coba terlebih dahulu. Salah satu percobaan dilakukan\r\nterhadap ikan mas dengan rute perjalanan Jakarta menuju Pandeglang.

Uji coba minatransporter mendapatkan hasil yang memuaskan\r\nkarena ikan dapat bertahan lebih dari 12 jam. Artinya, minatransporter\r\ndiharapkan dapat mempertahankan hidup ikan hingga 4 kali lebih baik dari metode\r\nkonvensional.

Tim Pengmas UI bersama mitra melakukan sosialisasi terkait\r\nminatransporter kepada nelayan. Kegiatan tersebut disambut oleh para nelayan\r\ndengan antusiasme yang tinggi.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian\r\nkuesioner untuk mengetahui minat nelayan terhadap produk minatransporter.\r\nDengan program minatransporter ini diharapkan mampu membantu masyarakat nelayan\r\nKecamatan Sumur terkait dengan pendistribusian hasil budidaya ikan.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Lebih jauh, program ini akan turut serta mendukung dalam\r\npengembangan kawasan bahari (minapolitan) yang ditetapkan oleh pemerintah.


Sumber : Good News From Indonesia

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan