Minapoli
Menteri Edhy Prabowo Datang ke Kadin, Bahas Sinergi Budidaya Ikan
Mas

Menteri Edhy Prabowo Datang ke Kadin, Bahas Sinergi Budidaya Ikan

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Senin siang\r\nmendatangi Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna membahas\r\nsinergi memajukan sektor perikanan, termasuk budidaya per...


Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Senin siang\r\nmendatangi Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna membahas\r\nsinergi memajukan sektor perikanan, termasuk budidaya perikanan dengan\r\npengusaha.
\r\n
\r\nKedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diterima oleh Ketua Umum\r\nKadin Indonesia Rosan P Roeslani dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang\r\nKelautan dan Perikanan Yugi Prayanto, beserta pengusaha-pengusaha lainnya di\r\nbawah naungan Kadin Indonesia.
\r\n
\r\n"Saya mengajak ke depan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama-sama\r\nKadin membangun sektor perikanan ini. Di sektor kelautan dan perikanan sendiri,\r\nsaya merasa lima tahun ini ada sesuatu yang janggal, sesuatu yang belum\r\nterkomunikasi dengan baik," kata Edhy Prabowo di Menara Kadin Jakarta,\r\nSenin.
\r\n
\r\nEdhy Prabowo menjelaskan bahwa sebelum dirinya dilantik oleh Presiden Joko\r\nWidodo (Jokowi), ia diminta untuk menyelesaikan dua hal, yakni memperbaiki\r\nkomunikasi dengan masyarakat nelayan.
\r\n
\r\nPresiden Jokowi meminta agar tidak ada lagi dikotomi antara nelayan penangkap\r\nikan dan pengusaha. Kemudian, Presiden Jokowi juga meminta agar Kementerian\r\nKelautan dan Perikanan dapat membangun sektor perikanan budi daya.
\r\n
\r\n"Termasuk izin-izin kapal ada keluhan di dunia usaha karena mengurus\r\nizinnya susah. Kenapa kita tidak rasional sedikit, maunya mengurus izin kapal\r\nseperti BPKP, tapi kan tidak semudah itu," kata Edhy Prabowo.
\r\n
\r\nDalam kesempatan yang sama Ketua Umum Kadin Indonesia menyambut positif\r\nkedatangan Menteri Edhy Prabowo, terutama sebagai menteri pertama di Kabinet\r\nIndonesia Maju yang menyambangi Kantor Kadin untuk berdiskusi dengan dunia\r\nusaha.
\r\n
\r\nIa berharap masalah perizinan, sebagai hal yang selalu ditekankan Presiden\r\nJokowi untuk membuat iklim investasi lebih bergairah, dapat segera dituntaskan.
\r\n
\r\n"Yang membuat investasi masuk ke Indonesia tidak seperti yang diharapkan\r\nadalah perizinan panjang dan birokrasi yang kompleks," kata Rosan.
\r\n
\r\nAda pun Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan ekspor di sektor\r\nperikanan mencapai enam miliar dollar AS pada 2020, naik dibandingkan 2019 yang\r\nhanya sebesar 5,5 miliar dolar AS.
\r\n
\r\nSementara konsumsi perikanan dalam negeri, pada tahun 2018 mencapai 50,69 kg\r\nper kapita dan tahun ini ditargetkan naik menjadi 54,49 kg per kapita.
\r\n
\r\nKadin berharap sektor kelautan dan perikanan mampu menjawab tantangan\r\npenciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan\r\nberkontribusi aktif dalam pencapaian target pertumbuhan ekonomi.


Sumber : Antara News

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan