Minapoli
Langkah Mudah Menjaga Kualitas Air Kolam Ikan Lele
Lele

Langkah Mudah Menjaga Kualitas Air Kolam Ikan Lele

Minapoli

Minapoli

Penulis

26 Desember 2025
2 menit baca

Pengelolaan air kolam ikan lele harus dilakukan dengan benar agar kualitas air kolam tetap baik. Kualitas tersebut dapat menurun seiring dengan berjalannya waktu pemeliharaan. Kualitas kolam yang buru...

Pengelolaan air kolam ikan lele harus dilakukan dengan benar agar kualitas air kolam tetap baik. Kualitas tersebut dapat menurun seiring dengan berjalannya waktu pemeliharaan. Kualitas kolam yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan ikan menjadi lebih terhambat sehingga proses budidaya akan berjalan lebih lama.

Penurunan kualitas air kolam dapat ditandai dengan bau busuk. Hal itu biasanya terjadi setelah 10 hari masa pemeliharaan. Bau busuk disebabkan oleh sisa pakan dan kotoran yang mengendap di dasar kolam.

Keadaan air kolam yang buruk dapat menurunkan kondisi benih lele. Akibatnya, benih menjadi stres dan nafsu makan menurun. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan tingkat kematian benih menjadi tinggi. Berikut ini beberapa kiat menjaga kualitas air kolam ikan lele yang dapat Anda lakukan.

Baca juga: Cara Mengganti Air Kolam Lele yang Benar

Menjaga kualitas air agar tetap stabil

Air kolam ikan lele perlu dikuras atau dibuang sekitar 2/3 bagian. Pengurangan tersebut sudah perlu dilakukan ketika air kolam mulai mengeluarkan aroma amis atau saat nafsu makan ikan berkurang. Pengurangan dilakukan dengan membuang air kolam pada bagian dasar sebanyak 2/3 bagian agar kotoran ikan dan sisa pakan yang mengendap di dasar kolam dapat ikut terbuang.

Setelah itu, isi kembali kolam dengan volume sebanyak volume air yang terbuang. Selanjutnya, tambahkan pupuk higienis dengan dosis setengah dari anjuran. Dalam waktu 2—4 jam kualitas air kolam akan kembali pulih dan segar. Hal tersebut juga menyebabkan kondisi tubuh ikan menjadi pulih, nafsu makan kembali tinggi, dan ikan terhindar dari kematian.

Baca juga: Pemanfaatan Tumbuhan Air Lemna minor dan Hydrilla verticillata sebagai Pakan Ikan

Pemupukan susulan

Pemupukan susulan perlu dilakukan ketika warna kolam sudah kembali menjadi bening. Biasanya, kondisi tersebut terjadi saat 4—5 hari setelah masa pemeliharaan. Anda perlu menjaga warna air kolam tetap hijau dengan pupuk susulan di hari ke-3 sejak pemupukan pertama.

Jenis pupuk dan cara pembuatannya sama, tetapi dosisnya perlu dikurangi hingga setengahnya. Setelah diberikan pupuk susulan, air akan berubah menjadi berlendir kembali. Selain itu, air mengeluarkan aroma yang harum, seperti air kelapa muda.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh Pertanianku.com. Ketepatan informasi dan efektivitas metode budidaya yang terdapat di dalamnya di luar tanggung jawab Minapoli.

Minapoli

Ditulis oleh

Minapoli

Penulis

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan