Minapoli
KKP Permudah Pelayanan Perizinan Pakan dan Obat Ikan
Mas

KKP Permudah Pelayanan Perizinan Pakan dan Obat Ikan

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
3 menit baca

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)\r\npercepat pelayanan perijinan pakan dan obat ikan. Ketentuan ini tercantum dalam\r\nPeraturan Menteri Kelautan dan Perikanan : Permen KP No. 55 Tah...

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)\r\npercepat pelayanan perijinan pakan dan obat ikan. Ketentuan ini tercantum dalam\r\nPeraturan Menteri Kelautan dan Perikanan : Permen KP No. 55 Tahun 2018 tentang\r\nPakan Ikan dan Permen KP No. 1 Tahun 2019 tentang Obat Ikan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto\r\ndalam keterangannya saat sosialisai Permen KP bidang pakan dan obat ikan di Jakarta.\r\nSenin (15/4) mengatakan, bahwa perubahan Permen KP dilakukan merupakan upaya\r\nperbaikan pelayanan perijinan di bidang pakan dan obat ikan yang mengacu pada\r\nPeraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perijinan Berusaha\r\nTerintegrasi Secara Elektronik (online single submussion). Menurutnya ada ketentuan dalam perijinan yang\r\ndirevisi agar lebih efisien, transparan dan akuntabel.

"Kita ingin melalui Permen KP yang baru, proses\r\nperijinan bisa lebih cepat, sehingga pelaku usaha lebih diuntungkan karena\r\nsistem sudah online dan berbagai persyaratan tidak berbelit belit. Selain itu,\r\npercepatan layanan sertifikasi Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB) dan\r\nCara Pembuatan Obat Ikan yang Baik (CPOIB) akan memberikan jaminan kualitas\r\npakan dan obat ikan yang digunakan pembudidaya ikan" jelas Slamet.

Dalam kegiatan sosialisasi Permen KP No. 55 tahun 2018\r\ndan Permen KP No. 1 tahun 2019, yang juga dihadiri oleh stakeholder perikanan\r\nbudidaya, disebutkan bahwa setidaknya ada 2 (dua) poin penting yang telah\r\ndirevisi yakni terkait prosedur layanan perijinan yang semula tidak\r\nterintegrasi menjadi berbasis OSS (online single submission) dan lama waktu\r\nproses layanan yang lebih cepat dari sebelumnya.

Untuk diketahui dalam bidang pakan ikan : layanan Surat Keterangan Teknis (SKT)\r\nimpor bahan baku dan/atau pakan ikan dari semula 7 hari kerja menjadi 5 hari\r\nkerja; layanan pendaftaran pakan ikan dari semula 25 hari kerja menjadi 20 hari\r\nkerja; dan layanan sertifikasi Cara Pembuatab Pakan Ikan yang Baik dari semula\r\n37 hari menjadi hanya 15 hari kerja.

Sedangkan di bidang obat ikan, untuk layanan Penerbitan\r\nSurat Keterangan Teknis bahan baku, obat ikan dan sampel obat ikan dari semula\r\n3 hari kerja menjadi 2 hari kerja; layanan penerbitan Cara Pembuatan Obat Ikan\r\nyang Baik (CPOIB) dari semula 25 hari menjadi 15 hari; dan layanan pendaftaran\r\nobat ikan dari semula 12 hari kerja menjadi hanya 10 hari kerja.

Disamping itu dalam Peraturan yang baru ini, pelaku usaha\r\ndapat langsung menjalankan usahanya setelah mendapatkan NIB (Nomor Induk\r\nBerusaha) dan pernyataan kesanggupan komitmen.

Sementara itu, David Alfian dari PT. Biotek Saranatama,\r\nmenyatakan bahwa perubahan permen KP terkait pelayanan perijinan bidang pakan\r\ndan obat ikan sangat membantu pihaknya, karena perijinan saat ini lebih simpel,\r\ntransparan dan waktu pelayanan yang lebih cepat.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

"Sangat berterima kasih atas upaya KKP dalam\r\nperbaikan pelayanan ini. Kami berharap kedepan sosialisasi terus dilakukan jika\r\nada peraturan baru, sehingga kami lebih faham jika ada isu isu baru yang\r\nberkembang", pinta David dalam keterangannya.

\r\n\r\n
Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan