Saat kita membeli akuarium ada beberapa\r\naksesori yang juga perlu dibeli agar mereka tidak mudah mati, termasuk pompa\r\noksigen. Tidak sedikit pencinta ikan yang\r\nmenanyakan, apakah ikan hi...
Saat kita membeli akuarium ada beberapa\r\naksesori yang juga perlu dibeli agar mereka tidak mudah mati, termasuk pompa\r\noksigen. Tidak sedikit pencinta ikan yang\r\nmenanyakan, apakah ikan hias ini ada yang bisa hidup lama tanpa pompa oksigen\r\natau aerator ini? Ternyata cukup banyak jenis\r\nikan hias air tawar yang tidak perlu tambahan oksigen. Nah, berikut ini adalah\r\nbeberapa di antaranya sebagai referensi Anda.
1. Ikan\r\nCupang
Ikan Cupang ini memiliki ekor dan sirip yang\r\nlebar dan mengembang dengan warna-warni cerah dan terlihat sangat cantik. Oleh\r\nkarena ikan ini tidak mudah mati dan pemeliharaanya mudah, maka banyak dipelihara sebagai latihan memelihara dan merawat ikan\r\nhias.
Ikan Cupang yang bersifat agresif ini bisa\r\nhidup di air yang sedikit saja. Selain itu jenis\r\nikan hias air tawar ini tetap bisa bertahan tanpa tambahan oksigen. Oleh\r\nkarenanya, ikan ini bisa hidup di ukuran akuarium sebesar toples. Meskipun demikian,\r\nAnda tetap harus merawatnya dengan baik, dengan memberi makan teratur dan\r\nmenjaga agar tidak stres.
Baca juga: Cupang, Ikan Sawah yang Naik Panggung Kontes
2. Ikan\r\nMolly
Ikan Molly sering disebut sebagai ikan balon\r\nkarena perut ikan ini saat dewasa buncit seperti balon, menyerupai ikan mas\r\nkoki. Dengan harga yang cukup murah serta memiliki corak warna yang beragam,\r\nikan Molly balon ini banyak diburu penggemar ikan hias.
Ikan Molly Balon cukup mudah dipelihara di\r\nakuarium dan tidak perlu perawatan yang intensif, bahkan tidak perlu tambahan\r\noksigen. Ikan ini memiliki kekebalan tubuh yang tinggi sehingga tidak mudah\r\nterserang penyakit. Selain itu, Ikan Molly memiliki daya tahan tubuh yang cukup\r\nbaik saat beradaptasi dengan lingkungannya.
3. Ikan\r\nKomet
Ikan Komet merupakan jenis ikan hias air tawar\r\nyang sungguh indah, tubuhnya ramping dengan warna merah menyala atau putih\r\nperak yang mengkilap. Ikan Komet ini memiliki ekor yang panjang dan\r\nmelambai-lambai saat berenang ini memang mirip dengan ikan koi karena satu famili.
Meski cantik ikan ini harganya murah dan\r\nperawatannya mudah. Siapa pun bisa merawat ikan ini karena pakannya mudah dan\r\ntidak rewel. Ikan Komet juga tahan dan kuat, sehingga Anda tidak perlu menggunakan tambahan\r\noksigen.
4. Ikan\r\nKoki
Ikan Koki yang banyak jenisnya ini postur\r\ntubuhnya sangat lucu karena berbentuk\r\nbulat dan pendek. Oleh karenanya ikan ini seolah kesulitan saat berenang dan\r\nterlihat lucu. Namun, kabar baiknya ikan mas Koki ini merupakan ikan hias yang\r\nmudah dipelihara dan tahan.
Oleh\r\nkarenanya ikan Koki bisa hidup di akuarium yang tanpa dipasang aerator atau\r\npenambah oksigen. Tentunya, asal perawatan pakan dan air tempat hidup dijaga\r\ndan tambahan lagi jangan dicampur dengan Ikan Komet yang suka menyerang ikan\r\nlain.
Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik
5.Ikan\r\nNila Hias
Jangan salah, ikan Nila bukan hanya jenis ikan\r\nyang bisa dimakan, melainkan ada juga ikan Nila hias. Ikan Nila hias ini\r\nmemiliki keindahan corak tubuh dan warna yang beragam sehingga enak dipandang.\r\nIkan Nila yang harganya murah ini pun mudah dikembangbiakkan.
Oleh karena ketahanannya yang tinggi, ikan Nila\r\nbahkan bisa hidup di kolam tanpa bantuan\r\naerator atau penambah oksigen. Hanya saja pisahkan Ikan Nila ini dengan Ikan\r\nlainnya, karena Ikan Nila termasuk jenis\r\nikan hias air tawar predator yang menyerang ikan jenis lain yang lebih\r\nkecil.
6.Ikan\r\nLele Hias
Sama seperti Ikan Nila, Ikan Lele memiliki\r\nvarian yang bisa dipelihara sebagai ikan hias akuarium. Ikan Lele Hias ini\r\nmemiliki warna yang berbeda dari ikan Lele biasa, karena terdapat totol-totol\r\nmerah muda dan merah tua dengan\r\nkombinasi warna putih bening. Ikan\r\nLele hias ini kuat dan tahan, sehingga bisa dipelihara tanpa bantuan oksigen\r\ntambahan.
7.Ikan\r\nSapu-Sapu
Ikan Sapu-Sapu yang berwarna hitam monoton\r\nmemang kurang dilirik bahkan dijuluki ikan monster. Namun, jangan salah ikan\r\nsapu-sapu hias memiliki warna yang beraneka ragam bahkan ada yang garis-garis\r\nhitam putih yang cantik sehingga tidak kalah indah dengan ikan hias lainnya.
Ikan Sapu-Sapu sangat mudah diperoleh di sungai\r\ndan kali dan biasanya difungsikan sebagai pembersih kolam dan akuarium. Oleh\r\nkarenanya ikan yang suka mendekam di dasar kolam atau akuarium ini, mampu\r\nbertahan hidup tanpa oksigen tambahan. Bahkan, ikan ini bisa hidup di air yang\r\ntercemar limbah yang kotor dan beracun.
Nah, itulah ke-7 jenis ikan hias air tawar yang\r\nbisa Anda pelihara tanpa bantuan aerator. Namun, perlu diingat bahwa Anda harus\r\ntetap menjaga air akuarium selalu jernih, dengan menggantinya secara teratur. Perhatikan pula pakannya dengan\r\nmemberikannya setiap hari sekali dengan cara ditebarkan.
Baca juga: Biota Penting Lakukan Tugas Penting Bersihkan Aquarium
Referensi:
https://www.hewanpeliharaan.org/ikan/ikan-hias-yang-bisa-dipelihara-tanpa-aerator/#forward
http://www.blogikanhias.com/jenis-ikan-hias-yang-dapat-dipelihara-tanpa-oksigen/
\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\nhttp://www.majalahikan.com/2017/05/ikan-hias-aquarium-tanpa-oksigen.html
Tentang Minapoli
Minapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina.

Ditulis oleh
Tim Minapoli
Kontributor
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
