Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK) Halmahera Barat (Halbar)\r\nmulai mengembangkan budidaya rumput laut. Budidaya rumput laut sebelumnya hanya\r\ndikembangkan di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo, nam...
Dinas Kelautan dan Perikanan (DPK) Halmahera Barat (Halbar)\r\nmulai mengembangkan budidaya rumput laut. Budidaya rumput laut sebelumnya hanya\r\ndikembangkan di Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo, namun tahun ini budidaya\r\nrumput laut mulai dikembangkan di Desa Payo, desa Kedi Kecamatan Loloda, Desa\r\nTuguis Kecamatan Tabaru dan Desa Taruba Kecamatan Sahu.
\r\n
\r\n"Pengembangan rumput laut yang dilakukan saat ini, karena sudah ada\r\ninvestor dari Jakarta yang siap membeli rumput laut, sehingga pengembangan\r\nrumput laut sangat penting untuk dilakukan," ungkap Kepala DKP Agustinus\r\nMahole kepada wartawan, kemarin.
\r\n
\r\nMenurut Agustinus, target kedepan panen rumput laut harus 50 ton per bulan.\r\nKarena hasil rumput laut dari Halbar bukan saja dikirim ke Jakarta, tapi juga\r\ndikirim ke luar negeri yakni di negara Chili.
\r\n
\r\n"Tahun ini kita panen rumput laut di Bobanehena sebanyak 40 ton dan sudah\r\ndiekspor ke Negara Chili," jelasnya
Sumber : SINDO News

Ditulis oleh
Tim Minapoli
Kontributor
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
