Minapoli
FPIN Menghadirkan Stakeholder Bahas Perbenihan Nasional
Mas

FPIN Menghadirkan Stakeholder Bahas Perbenihan Nasional

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Perhelatan Aquatica Asia & Indoaqua Conference & Expo\r\n2019 dibuka secara oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (Men KP) Edhy Prabowo di\r\nBalai Kartini Jakarta Selatan, Rabu (6/11). Pameran & Semina...


Perhelatan Aquatica Asia & Indoaqua Conference & Expo\r\n2019 dibuka secara oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (Men KP) Edhy Prabowo di\r\nBalai Kartini Jakarta Selatan, Rabu (6/11). Pameran & Seminar yang\r\nmengangkat tema "Aquaculture Forever" tersebut diselenggarakan\r\nsebagai upaya strategis dan komitmen mendorong investasi di bidang industri\r\nperikanan budidaya di Indonesia yang berlangsung 6 - 7 November 2019. 

Dalam menyemarakkan gelaran ini, juga diadakan seminar Forum\r\nPerbenihan Ikan Nasional (FPIN) di Rafflesia Grand ballroom Balai Kartini\r\nJakarta Selatan, Kamis (7/11). Tema yang diangkat dalam seminar ini adalah\r\n“Membangun Perbenihan Ikan Nasional yang Tangguh & Berkelanjutan”. Acara\r\nyang diselenggarakan oleh Tcomm bekerjasama dengan Direktorat Perbenihan\r\nDirektorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) ini digelar 2 sesi dengan\r\nmenghadirkan narasumber kompeten.

Acara yang dihadiri lebih dari 200 peserta ini didahului\r\ndengan acara peluncuran buku berjudul "Total Akuakultur: Menuju Industri\r\nAkuakultur yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan" yang ditulis oleh\r\nDirektur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto. Pada pembukaan acara\r\nFPIN sekaligus peluncuran buku ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo\r\njuga memberikan  sambutannya. Ia mengatakan, konsepsi total akuakultur\r\nyang diusung dalam buku ini sangat sejalan dengan fokus kebijakan KKP 5 tahun\r\nmendatang yakni mendorong industri akuakultur yang inklusif. Ia berharap,\r\nkonsepsi ini tidak hanya sebatas teori namun benar-benar diimplementasikan\r\ndengan baik di lapangan. 

Peluncuran buku ini turut dihadiri oleh Menteri Kelautan dan\r\nPerikanan, Edhy Prabowo, serta menghadirkan berbagai narasumber yakni Sosiolog\r\nUniversitas Indonesia (UI), Imam Prasojo; Rektor Institut Pertanian Bogor\r\n(IPB), Arif Satria; Asisten Deputi Reformasi Birokrasi dan Kebijakan Publik,\r\nSekretariat Wakil Presiden, Adhianti; dan Ketua Shirmp Club Indonesia, Iwan\r\nSutanto. Adapun bertindak sebagai moderator Pimpinan Redaksi Koran Tempo, Budi\r\nSetyarso.

Acara FPIN sesi 1 menghadirkan pembicara yaitu Direktur\r\nPerbenihan DJPB Coco Kokarkin tentang arah kebijakan perbenihan ikan nasional,\r\nKepala Pusat Karantina Ikan Riza Priyatna tentang tata kelola pemasukan induk\r\nikan ke Indonesia, dan Perekayasa Madya Mikrobiologi BBPBAP Jepara Arief\r\nTaslihan tentang penerapan biosekuriti pada pembenihan udang.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Kemudian pada sesi 2 dihadirkan narasumber yang tak kalah\r\nmenarik. Narasumber tersebut yaitu President Blue Aqua International Group\r\nFarshad Shishehchian tentang application of smart super intensive system from\r\nbroodstock to grow out, Tokyo University of Marine Science and Technology Ana\r\nOktavera tentang transplantasi sel germinal, Perekayasa BBPBAT Sukabumi Susi\r\nRoselia tentang budidaya cacing sutera sistem apartemen, serta Kepala BBAT\r\nTatelu, Minahasa Utara – Sulawesi Utara, Fernando J Simanjuntak tentang\r\naplikasi recirculating aquaculture system (RAS) pada usaha pembenihan gurami.


Artikel Asli : Trobos Aqua

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan