Minapoli
Di Pulau Ini, Lobster Berhasil Dibudidayakan
Lobster

Di Pulau Ini, Lobster Berhasil Dibudidayakan

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Salah satu pelaku usaha di bidang perikanan ternyata sudah\r\nberhasil melakukan budidaya lobster di Indonesia. Bahkan praktik ini\r\nberlangsung selama hampir 10 tahun terakhir.Ketua Himpunan Pembudi...


Salah satu pelaku usaha di bidang perikanan ternyata sudah\r\nberhasil melakukan budidaya lobster di Indonesia. Bahkan praktik ini\r\nberlangsung selama hampir 10 tahun terakhir.

Ketua Himpunan Pembudidaya Ikan Laut Indonesia (Hipilindo)\r\nEffendi menyatakan telah berhasil membudidayakan lobster. Lokasinya ada di\r\nPulau Mursala yang terletak di antara Kota Sibolga dan Pulau Nias.

Effendi menyebut ini kali pertama dia membongkar lokasi budidaya lobster miliknya setelah ada wacana pemerintah akan melakukan budi daya\r\nterhadap komoditas bernilai tinggi ini. Sebelumnya, dia enggan membeberkan hal\r\ntersebut karena khawatir ditindak penegak hukum setelah ada larangan\r\npengambilan benih dan budidaya lobster melalui Permen KP No.56/2016 tentang\r\nLarangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus Spp.), Kepiting\r\n(Scylla Spp.), dan Rajungan (Portunus Spp.) dari Wilayah RI, yang dikeluarkan\r\nSusi.


Baca juga: Aquatec, Pionir Budidaya Lobster di Indonesia


"KJA [keramba jaring apung] saya di Sibolga, budi daya\r\nlobster. Saya buat antara Sibolga dan Nias. Ada pulau di tengah laut, Pulau\r\nMursala, benar-benar tersembunyi," ungkapnya dalam sebuah FGD di Gedung\r\nMina Bahari IV, Jakarta, Kamis (19/12/2019)

Effendi mengungkapkan awal mula dia melakukan budidaya\r\nlobster karena cemburu terhadap Vietnam yang berhasil melakukannya pada 2008.\r\nPadahal, benih Vietnam berasal dari Indonesia.

"Kita jauh lebih bisa dari Vietnam. Mereka lakukan,\r\nkami juga lakukan, tapi kita diganjal, malah dilarang. Ketahuan, malah\r\nditangkap. Ini sangat sedih. Waktu itu kita tidak bisa apa-apa," tuturnya.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Dia menyebut tak perlu teknologi canggih untuk budidaya\r\nlobster. Syaratnya hanya sanitasi, kedalaman KJA minimal 15 meter dan arus laut\r\nyang tepat. Hasil tangkapannya di sekitar perairan selatan Sumatra kini\r\nberkembang dan bisa dibesarkan.


Baca juga: Pembesaran Benih Lobster Dorong Nilai Tambah Masyarakat Pesisir

Sumber : Bisnis.com

Tentang Minapoli

Minapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina. 

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan