Minapoli
Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar
Lele

Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar

Minapoli

Minapoli

Penulis

26 Desember 2025
3 menit baca

Pemeliharaan bibit ikan lele yang baik, tentu menjadi salah satu kunci keberhasilan proses pembesaran ikan lele nantinya. Bibit ikan lele yang baik pun akan dihasilkan dari induk ikan lele yang baik, ...

Pemeliharaan bibit ikan lele yang baik, tentu menjadi salah satu kunci keberhasilan proses pembesaran ikan lele nantinya. Bibit ikan lele yang baik pun akan dihasilkan dari induk ikan lele yang baik, oleh karena itu penting untuk pembudidaya memastikan dan menjaga kualitas ikan lele pada setiap segmentasinya.

Walau begitu, pembudidaya dapat tetap memilih segmentasi pemeliharaan yang lebih dikuasai dan dari segi perhitungan ekonomi lebih menguntungkan. Jika pembudidaya memutuskan untuk melakukan pemeliharaan bibit ikan lele, maka juga perlu memahami tantangan yang akan dihadapi.

Bibit ikan lele pada dasarnya seperti anak-anak, rentan dan juga masih dalam proses bertumbuh. Pada pemeliharaan bibit ikan lele biasanya pembudidaya akan lebih mengutamakan survival rate (SR) atau kelulushidupan. Walaupun biasanya bibit ikan lele yang dihasilkan oleh satu induk dapat mencapai puluhan ribu bibit, namun jika tidak di handling dengan benar dapat mengakibatkan kematian yang sangat cepat.

Baca juga: Pilihan Pakan Pelet yang Tepat, agar Lele Tumbuh Sehat

Rendahnya SR pada bibit ikan lele dapat disebabakan karena sifat dasar ikan lele yang kanibal, kurang sesuainya lingkungan tempat pemeliharaan bibit ikan lele, serta pemilihan pakan bibit lele serta cara pemberian pakannya yang kurang sesuai.

Cara pemberian pakan bibit lele yang benar dapat menjaga kualitas air dan juga menjaga asupan nutrisi sesuai kebutuhan bibit lele. Dengan perhitungan yang benar dan cara pemberian pakan bibit lele yang sesuai dengan hasil perhitungan, bibit ikan lele Anda dapat tumbuh dengan optimal.

Perhitungan Pakan Bibit Lele

Pada dasarnya frekuensi pemberian pakan dapat disesuaikan dengan total jumlah pakan yang diberikan per harinya. Umumnya jumlah yang diberikan adalah 3-5% dari biomassa total benih ikan lele yang terdapat dalam suatu kolam.

Biomassa sendiri adalah berat total seluruh ikan yang Anda pelihara dalam satu kolam. Sebagai contoh apabila biomassa dalam satu kolam adalah 7 kg, maka pakan yang diberikan adalah 7 kg x 3% = 0,2 kg per harinya. Total 0,2 kg ini sebaiknya pemberiannya dibagi menjadi 3-5 kali dalam 1 hari. Hal tersebut untuk mengurangi pakan yang tersisa dalam perairan.

Pakan bibit lele sebaiknya diberikan secara bertahap untuk mencegah tertinggalnya sisa pakan yang tidak dimakan. Selain itu jumlah pakan ini tentunya perlu untuk selalu disesuaikan dengan pertumbuhan ikan lele, oleh karena itu perlu untuk melakukan sampling secara berkala.

Baca juga: Plus Minus Pelet Benih Pengganti Cacing Sutra

Pilihan Pakan Bibit Lele yang Berkualitas

1. Pakan Nanolis GO

Pakan bibit ikan dari Ocialis diformulasikan khusus untuk kebutuhan fisiologis dan pertumbuhan larva dan benih ikan. Pakan berkualitas ini dapat Anda gunakan untuk ikan lele, gurame, nila, patin, hingga ikan mas.

Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar

Dapatkan produknya disini

2. Pakan Aquaxcel

Pakan bibit ikan dari Cargill menggunakan teknologi termutakhir dengan bahan baku yang sesuai untuk benih ikan. Kandungan nutrisinya yang tinggi serta ukurannya yang kecil membuat pakan ini cocok untuk benih ikan.

Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar

Dapatkan produknya disini

3. Pakan Diamond

Pakan bibit ikan dari De Heus merupakan pakan berkualitas yang diformulasi dengan protein dan daya cerna tinggi. Kadar protein pakan benih ikan diamond 0.5 yaitu 40 %.

Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar

Dapatkan produknya disini

4. Pakan 152-1

Pakan dari Tongwei ini merupakan pakan untuk benih dengan kadar protein 34-36%. Kandungannya telah diformulasikan khusus untuk menunjang pertumbuhan benih ikan secara optimal.

Cara Memberi Pakan Bibit Lele Agar Cepat Besar

Dapatkan produknya disini

Artikel ini dipublikasi dan dibuat oleh Minapoli dengan menyadur dari berbagai sumber informasi.

Minapoli

Ditulis oleh

Minapoli

Penulis

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan