Minapoli
Budidaya Ikan King Kobia Janjikan Keuntungan Berlipat
Mas

Budidaya Ikan King Kobia Janjikan Keuntungan Berlipat

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)\r\nberhasil mengembangkan varietas ikan baru dengan nama King Kobia. Kepala Balai\r\nBesar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Evalawati mengklaim b...

Budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)\r\nberhasil mengembangkan varietas ikan baru dengan nama King Kobia. Kepala Balai\r\nBesar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Evalawati mengklaim bahwa varietas ini\r\nbisa menghasilkan keuntungan hingga 50 persen dalam setahun.

“Kami hanya menghasilkan benih, dengan modal atau investasi\r\nyang lumayan, sekitar Rp 51 juta dengan keuntungan bisa lebih dari 50 persen,”\r\nkata Eva yang dilansir Kompas.com.


Keberhasilan budidaya ikan King Kobia ini dilanjutkan dengan\r\npenandatanganan nota kerjasama dengan BBPBL Lampung untuk mengembangkan\r\nvarietas King Kobia. Hal ini sekaligus untuk untuk membantu sosialisasi kepada\r\npembudidaya agar bersedia menjajaki prospek bisnis ikan King Kobia.

Pembudidayaan juga sukses dalam melakukan pemeliharaan\r\ninduk, pemijahan induk, pemeliharaan larva, produksi benih serta melakukan kegiatan\r\nproduksi ukuran konsumsi di Keramba Jaring Apung (KJA).

Eva menyebutkan bahwa King Kobia akan dikembangkan menjadi\r\nkomoditas unggulan baru subsektor perikanan budidaya. Hal ini karena biaya\r\nproduksi untuk King Kobia juga terjangkau.

“Ini sudah dikembangkan dan dipasarkan juga dengan kisaran\r\nharga yang terjangkau yakni sekitar Rp 45.000 per kg. Dagingnya enak, empuk dan\r\nbisa diolah dalam sajian apapun. Terutama untuk kualitas premiumnya ada banyak\r\nsekali,” tutur Eva.

King Kobia juga memiliki keunggulan, yakni bila dipelihara\r\ndi tambak dapat memutuskan rantai penyakit ikan dan udang. Hal ini karena King\r\nKobia dapat memangsa agen penyebar penyakit seperti udang renik,\r\nkerang-kerangan dan ikan liar.

Eva menambahkan, potensi bisnisnya bagus terutama untuk budidaya,\r\nkarena dalam satu tahun bisa mencapai ukuran 4-6 kg. Artinya dalam kurun waktu\r\nsingkat, investasi King Kobia bisa menghasilkan keuntungan besar.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Namun demikian, sejauh ini ekspor King Kobia ke pasar luar\r\nnegeri masih kecil. Eva menyebut bahkan ekspor King Kobia bukalah berasal dari\r\nhasil budidaya, namun dari hasil tangkapan. “Ekspor kalau dari data BPS, dari\r\ndata bps untuk King Kobia hasil penangkapan dan bukan dari hasil budidaya.\r\nEkspor itu juga bergantung pada pengusaha yang membudidayakan, karena KKP hanya\r\nmenyediakan bibit saja,” pungkasnya.


Artikel Asli : Info Akuakultur

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan