Minapoli
Biodiversitas Kelautan Expo 2019
Mas

Biodiversitas Kelautan Expo 2019

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
3 menit baca

Departemen Ilmu\r\ndan Teknologi Kelautan (ITK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)\r\nInstitut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan “Biodiversitas\r\nKelautan Expo 2019” pada hari ...

Departemen Ilmu\r\ndan Teknologi Kelautan (ITK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)\r\nInstitut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan “Biodiversitas\r\nKelautan Expo 2019” pada hari Minggu tanggal 5 Mei 2019 di Perpustakaan\r\nNasional, Jakarta. Expo ini meliputi beberapa kegiatan antara lain Talk Show,\r\nPenayangan film Dokumenter, Peluncuran Buku, Pameran Foto dan Lomba Foto dengan\r\nmengangkat tema “Urban Reef Ecosystem”


“Secara umum\r\ntujuan kegiatan ini adalah mendesiminasikan hasil-hasil temuan di lapangan di\r\nPulau Untung Jawa yg kami lakukan bersama mahasiswa pada tanggal 19-21 April\r\n2019” Ungkap Dr. Hawis Madduppa. Pada acara talk show “Urban Reef Ecosystem :\r\nPulau Untung Jawa, Jakarta” dihadirkan beberapa pembicara dari pihak akademisi\r\ndan beberapa milenial yang bergerak dibidang kelautan antara lain Prof. Dr. Ir.\r\nDietriech G. Bengen, DEA (Guru Besar FPIK IPB), Kaisar Akhir, S.I.K, M.Sc\r\n(Founder Maritim Muda Nusantara) dan Swietenia Puspa Lestari (Divers Clean Action)\r\ndengan moderator Dr. Hawis Madduppa.


Prof Dietrich G\r\nBengen menyampaikan bahwa Pulau Kecil merupakan daerah yang sangat penting dan\r\nmenjadi perhatian bagi pemerintah untuk dikelola karena sebagian besar\r\npulau-pulau di Indonesia masuk dalam ketegori pulau kecil. “Kajian dan\r\ninformasi tentang Biodiversitas Hayati laut \r\nmerupakan salah satu landasan yang menjadi pertimbangan dalam\r\npengelolaan pulau-pulau kecil tersebut” ungkap Pakar Pengelolaan Pesisir IPB\r\nini. Kaisar Akhir menambahkan bahwa sebagai pemuda, mahasiswa mengambil\r\nperan dalam mewujudkan Indonesia sebagai\r\nporos maritime dunia. Pada kesempatan tesebut Swietenia Puspa Lestari dari komunitas Divers Clean Action berbagi\r\npengalaman dalam pengelolaan sampah di pulau-pulau kecil dimana sampah merupakan\r\nmasalah yang cukup pelik yang menimpa daerah tersebut.


Hal yang tidak\r\nkalah menarik dan seru adalah penayangan dokumenter dan peluncuran buku “Urban\r\nReef Ecosystem : Pulau Untung Jawa, Jakarta” oleh mahasiswa Ilmu dan Teknologi\r\nKelautan angkatan 2016. “ada dua hal penting yang ingin kami dapatkan dari\r\npembuatan film dan buku ini pertama menjadi media untuk memberikan informasi\r\ntentang kondisi pulau” Ujar Beginer Subhan, M.Si selanjutnya “kedua adalah melatih softskill\r\nmahasiswa misalnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan bekerjasama dimana\r\nkemampuan ini juga harus dimiliki oleh mahasiswa sebagai modal hidup selain\r\nilmu-ilmu tentang kelautan tentuntya” imbuh Dosen ITK ini.


Semua bahan\r\nuntuk film diambil oleh mahasiswa dan diedit oleh Pandu. “Kami banyak menemukan\r\nhal-hal menarik di Pulau Untung Jawa ini misal adanya perubahan profesi warga\r\ndari nelayan menjadi pedagang yang berubah seiring dengan peningkatan kegiatan\r\nwisata di Pulau” ungkap Pandu ini. “Dengan adanya film yang kami buat ini, kami\r\nmengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap pulau-pulau kecil umumnya dan\r\nUrban reef ecosystem khususnya” tambah mahasiswa ITk semester 6 ini. Terkait\r\ndengan buku, mewakili temen-temannya Nurohman Asegaf menyampaikan bahwa suatu\r\nkebahagiaan sudah menghasilkan buku dan mudah-mudahan bisa terus berkarya dan\r\nberkontribusi untuk kelautan Indonesia.


Selama acara\r\ntalkshow berlangsung secara bersamaan diadakan juga pameran foto yang merupakan\r\nfoto-foto hasil jepretan mahasiswa selama pengamatan di Pulau Untung Jawa.\r\nSebanyak 50 foto dipamerkan dan diperlombakan pada kegiatan tersebut. “Sebagai\r\njuri kami meminta Ramadian Bachtiar untuk menilai foto-foto hasil karya\r\nmahasiswa”Ujar Dondy Arafat, M.Si selaku penanggung jawab kegiatan expo.\r\n“Keunikan foto dan tingkat kesulitan pengambilan gambar menjadi beberapa\r\npertimbangan penting dalam pemilihan terbaik dan kami menyediakan hadiah berupa\r\nsertifikasi selam gratis kepada para pemenang” imbuh peneliti terumbu karang\r\nini. Pemenang lomba foto adalah 1. M. Fazri Faturrahman; 2. M. Wijdan\r\nTaqiyuddin; 3. Ersya Nurul.

Sumber : BIODIVS IPB

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan