Minapoli
Baru 3 Provinsi Bebas Stunting, KKP Gencar Kampanye Makan Ikan
Mas

Baru 3 Provinsi Bebas Stunting, KKP Gencar Kampanye Makan Ikan

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
2 menit baca

Kementerian Kelautan dan\r\nPerikanan (KKP) mencatat\r\nbaru tiga provinsi di Indonesia yang lepas dari masalah stunting. Untuk itu,\r\nKKP terus gencar melakukan sosialisasi Program Gerakan Memasyara...

Kementerian Kelautan dan\r\nPerikanan (KKP) mencatat\r\nbaru tiga provinsi di Indonesia yang lepas dari masalah stunting. Untuk itu,\r\nKKP terus gencar melakukan sosialisasi Program Gerakan Memasyarakatkan Makan\r\nIkan (Gemarikan) ke daerah-daerah yang tingkat konsumsi ikannya masih rendah.

Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan\r\nSumber Daya Laut Aryo Hanggono mengatakan, peningkatan konsumsi ikan ini\r\nmenjadi penting karena kandungan gizi pada ikan mampu mengatasi masalah\r\nhambatan pertumbuhan (stunting) yang melanda di beberapa daerah di Indonesia.\r\nUntuk itu, kali ini KKP mendorong konsumsi ikan di Garut, karena Provinsi Jawa\r\nBarat belum terlepas dari masalah stunting.

 “Mengonsumsi ikan\r\nmampu atasi gizi buruk. Makanya kami akan terus mengajak masyarakat terus makan\r\nikan, terutama daerah yang tingkat konsumsinya masih rendah. Salah satunya di\r\nGarut ini,” katanya, dalam keterangannya, Minggu (11/8/2019).

Angka konsumsi ikan Kabupaten Garut 2018 hanya sebesar 20,70\r\nkg/kapita (setara ikan utuh segar), masih di bawah angka konsumsi ikan Provinsi\r\nJawa Barat 29,64 kg/kapita. Jumlah ini bahkan jauh di bawah angka konsumsi ikan\r\nnasional yang sebesar 50,69 kg/kapita.

“Bukan hanya Garut, masih banyak daerah yang tingkat\r\nkonsumsinya rendah. Makanya kami nanti kami akan hadir di sana,” paparnya.

Apalagi menurut Aryo, di tengah jumlah penduduk yang terus\r\nmeningkat, sangat penting menjaga ketahanan pangan. Ikan menjadi salah satu\r\nbagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu,\r\nketersediaannya harus cukup, baik diperoleh dari perikanan tangkap maupun hasil\r\nbudidaya.

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

"Salah satu kegiatan untuk menjaga ketersediaan ikan ya\r\nrestocking, dengan menebar benih ikan nilem seperti yang baru saja dilakukan di\r\nSitu Bagendit ini,” ujarnya.

Sumber : OKEZONE.com

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan