Minapoli
Aquatec Ekspor 160 Petak Keramba Apung ke Maladewa
Mas

Aquatec Ekspor 160 Petak Keramba Apung ke Maladewa

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
3 menit baca

Pada hari Selasa, 10 September 2019, PT.\r\nGani Arta Dwitunggal (AquaTec) mengekspor untuk kedua kalinya Keramba Jaring\r\nApung (KJA) HDPE ukuran 3m x 3m 8 petak per unit sebanyak 20 unit, dengan to...

Pada hari Selasa, 10 September 2019, PT.\r\nGani Arta Dwitunggal (AquaTec) mengekspor untuk kedua kalinya Keramba Jaring\r\nApung (KJA) HDPE ukuran 3m x 3m 8 petak per unit sebanyak 20 unit, dengan total\r\njumlah keramba sebanyak 160 petak ke Ministry of Fisheries and Agriculture (Kementerian\r\nPerikanan dan Pertanian) Negara Republik Maladewa (Maldives), yang dikemas\r\ndalam 5 kontainer 40’HC.

Acara pelepasan ekspor ke Maldives diresmikan\r\noleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat Bapak Jafar Ismail,\r\ndihadiri langsung oleh Direktur Utama PT. Gani Arta Dwitunggal Bapak\r\nBudiprawira Sunadim, Mantan Dirjen Perikanan tangkap KKP Dr. Ir. Dedi H.\r\nSutisna, MS., Kepala Dinas Kabupaten Bandung Barat Bapak Chandra, perwakilan\r\nUNPAD Ir. Rita Rostika, perwakilan dari MAI Bapak Muhamad Husen, perwakilan\r\ndari pemerintah Provinsi Jawa Barat, perwakilan dari IPB, beserta\r\nundangan-undangan lainnya. 

Maldives, yang selama ini terkenal dengan\r\nsektor pariwisatanya yang telah mendunia, ternyata memiliki minat besar untuk mengembangkan\r\nsektor akuakultur. Ekspor kali ini merupakan kelanjutan dari ekspor keramba\r\njaring apung AquaTec sebelumnya pada tahun 2018, dan merupakan perwujudan dari\r\nprogram pemerintah Maldives untuk memajukan sektor perikanan budidaya. Didukung\r\ndengan letak geografis Negara tersebut yang berbentuk kepulauan, sebagian dari\r\npulau-pulau yang ada di Maldives akan dialokasikan menjadi sentra-sentra\r\nperikanan budidaya dalam proyek Sustainable Fisheries Resources Development\r\nProject Male yang didanai oleh World Bank (Bank Dunia). Keramba jaring apung\r\nyang dibeli dari Indonesia ini akan dibagikan kepada pembudidaya-pembudidaya\r\nlokal Maldives untuk meningkatkan produksi ikan kerapu, yang nantinya sebagian hasil\r\nbudidaya akan dikonsumsi secara domestik dan sebagian lainnya diekspor ke\r\nnegara China.

AquaTec bangga bahwa produknya bisa kembali\r\ndipercaya oleh Kementrian Perikanan dan Pertanian di Maldives yang didanai oleh\r\nWorld Bank untuk mengembangkan sektor perikanan Maldives di tahun 2019. Untuk\r\ntahun 2020, Maldives berencana akan mengimpor kembali keramba jaring apung dari\r\nAquaTec dalam jumlah yang lebih besar.


Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa\r\nBarat, Jafar Ismail mengatakan, “Teknologi KJA dari PT. Gani Arta Dwitunggal\r\nyang sudah dipakai oleh sejumlah negara membuktikan produknya sudah bertaraf\r\ninternasional. Dalam pengembangan industri perikanan budidaya di Jawa Barat,\r\nkami juga akan mengembangkan KJA merek AquaTec. Untuk uji coba, kami akan\r\nmembeli sejumlah unit untuk diterapkan di Pantai Selatan di Sukabumi dan di\r\nPantura Subang. Ini untuk percontohan sehingga masyarakat bisa meniru,\r\nsekaligus dapat meningkatkan sektor pariwisata.” (dikutip dari Kompas, Rabu 11\r\nSeptember 2019)

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

Di dalam negeri, Aquatec telah bekerjasama\r\ndengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam mengembangkan sektor\r\nperikanan budidaya. Dengan sebanyak 15.750 petak keramba jaring apung HDPE\r\n(High Density Polyethylene) terpasang di wilayah Indonesia, produksi kerapu\r\nIndonesia mencapai 5.600 ton pada tahun 2015. Selain Maldives, Aquatec juga\r\nsudah mengekspor produk-produknya ke berbagai negara seperti Singapura,\r\nMalaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Taiwan, China, dan Ghana. Bahan HDPE\r\ndipilih sebagai material keramba dikarenakan oleh karakteristiknya yang ramah\r\nlingkungan dan tahan lama, sehingga keramba mampu menghadapi ombak setinggi 2\r\nmeter untuk KJA segi empat, dan mampu menghadapi ombak setinggi 4 meter untuk\r\nKJA bundar offshore. Mari majukan sektor perikanan budidaya bersama Aquatec.

Sumber : Aquatec 

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan