Parameter kualitas air pada budidaya udang harus dijaga dengan baik pada budidaya udang, termasuk pH.Fluktuasi pH yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari stres hingga sera...
Parameter kualitas air pada budidaya udang harus dijaga dengan baik pada budidaya udang, termasuk pH.
Fluktuasi pH yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari stres hingga serangan penyakit. Dengan menjaga pH tambak dalam batas yang dianjurkan, pembudidaya bisa mencegah kerugian besar dan mempertahankan produktivitas tambak secara konsisten.
Artikel ini akan membahas mengenai rentang pH optimal tambak dan pengaruhnya pada udang budidaya.
pH Optimal Tambak Udang
Angka pH optimal udang berkisar antara 7,8 hingga 8,5. Rentang ini dianggap paling aman untuk mendukung metabolisme, pertumbuhan, serta kekebalan tubuh udang.

Sumber: ISW
Menjaga pH tambak dalam kisaran ini akan memberikan stabilitas lingkungan, mencegah stres fisiologis, dan mendukung efisiensi pakan yang diberikan. Bila pH air terlalu rendah atau terlalu tinggi dari angka tersebut, risiko penyakit akan meningkat, bahkan bisa mengancam kelangsungan hidup udang dalam skala besar.
Mengenal Alat Ukur Kualitas Air Tambak Udang, Petambak Wajib Punya!
Pengaruh pH pada Udang
Ketika pH tambak tidak berada dalam rentang optimal, metabolisme dan fisiologis udang akan terganggu.

Sumber: ISW
Angka pH yang terlalu rendah menyebabkan air menjadi asam, yang dapat menyebabkan:
- merusak insang dan mengganggu sistem respirasi udang
- udang mengalami penurunan nafsu makan
- peningkatan senyawa H2S
Sebaliknya, pH yang terlalu tinggi membuat air menjadi basa, yang mengakibatkan:
- udang stres
- peningkatan senyawa amonia tambak
Lebih parah lagi, fluktuasi pH harian akibat aktivitas fotosintesis fitoplankton di siang hari dan respirasi di malam hari dapat memperparah tingkat stres.
Oleh sebab itu, menjaga pH tambak tetap dalam kisaran pH optimal udang bukan hanya penting, tetapi wajib dilakukan untuk mempertahankan performa budidaya.
Memahami Potensial Redoks (ORP) dan Fungsinya untuk Tambak Udang
Cara Menjaga Stabilitas pH Tambak
Agar menjaga pH tambak tetap dalam batas ideal, ada beberapa langkah sederhana namun efektif yang bisa diterapkan, yaitu:
• Melakukan penambahan kapur dolomit secara teratur untuk meningkatkan dan menstabilkan kadar alkalinitas air.
• Memastikan pergantian air dilakukan secara bertahap untuk mencegah perubahan pH yang drastis.
• Mengontrol jumlah pakan yang diberikan guna menghindari penumpukan bahan organik yang dapat mempengaruhi pH.
• Memelihara keseimbangan populasi fitoplankton agar aktivitas fotosintesis dan respirasi tetap terkendali.
• Mengukur pH air tambak setiap pagi dan sore hari menggunakan alat ukur pH yang presisi.
Langkah-langkah ini menjadi kunci dalam menjaga pH tambak tetap stabil, sehingga mendukung tercapainya pH optimal udang di sepanjang masa budidaya.
Pengadaan Produk Tambak Udang Praktis bersama Minapoli
Minapoli sebagai supplier produk tambak udang dapat memudahkan masalah tersebut. Minapoli hadir sebagai platform online yang mempertemukan penjual dan pembeli khusus untuk sektor akuakultur.

Di samping itu, Minapoli adalah marketplace akuakultur nomor 1 di Indonesia yang telah melayani petambak dari seluruh Indonesia sejak 2018. Berikut adalah empat nilai yang Minapoli sediakan untuk pengadaan sarana budidaya udang Anda.

Ditulis oleh
Minapoli
Penulis
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
