Minapoli
7 Jenis Ikan Mas Konsumsi
Mas

7 Jenis Ikan Mas Konsumsi

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
5 menit baca

Pernahkan Anda mengonsumsi ikan mas? Ikan\r\nyang memiliki nama lain ikan karper ini tersebar luas di Indonesia dan harganya\r\ncukup terjangkau. Rasanya yang enak membuat ikan ini disukai masyarakat....

Pernahkan Anda mengonsumsi ikan mas? Ikan\r\nyang memiliki nama lain ikan karper ini tersebar luas di Indonesia dan harganya\r\ncukup terjangkau. Rasanya yang enak membuat ikan ini disukai masyarakat. Ikan mas\r\nmemiliki banyak jenis. Hewan perairan tawar ini secara umum digolongkan menjadi\r\ndua, yaitu ikan mas konsumsi dan ikan mas hias. Berikut ini adalah jenis ikan mas konsumsi yang perlu Anda\r\nketahui.

1. Ikan\r\nMas Punten

Jenis ikan mas ini pertama kali dibudidayakan\r\npada tahun 1933 di Desa Punten, Malang, Jawa Timur. Ikan mas Punten memiliki\r\ntubuh pendek dengan punggung lebar dan tinggi. Warna sisiknya hitam kekuningan\r\ndan matanya agak menonjol. Ikan jinak ini bergerak dengan lambat. Meskipun\r\ncenderung pendek, ikan mas Punten memiliki daging 10 persen lebih banyak dari\r\nikan mas jenis lainnya.


Baca juga: 6 Jenis Ikan Mas Koki Termahal dengan Warna yang Cantik


2. Ikan\r\nMas Sinyonya atau Putri Yogya

Apakah Anda penasaran dengan nama ikan ini?\r\nAsal usul nama ikan mas Sinyonya tidak diketahui dengan pasti. Namun, beberapa\r\norang mengatakan bahwa nama Sinyonya berasal dari karakteristik ikan ini yang\r\nsangat mudah bertelur. Bentuk tubuhnya memanjang dan punggungnya lebih rendah\r\ndari ras Punten. Matanya agak menonjol ketika usia muda dan akan menyipit saat\r\nberanjak tua.

Ikan mas Sinyonya memiliki sisik berwarna\r\nkuning seperti kulit jeruk sitrun. Ikan ini sangat suka berkumpul di permukaan\r\nair, bergerak lambat, dan lebih jinak dibanding ikan mas Punten. Ras ini tahan terhadap parasit Myxosporea.\r\nIkan mas betina akan matang kelamin saat berusia 18 bulan dan pejantannya\r\nmatang kelamin pada umur 8 bulan. Fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan\r\nras ini berkisar antara 85.000 sampai 125.000.


3. Ikan\r\nMas Merah

Sesuai dengan namanya, ikan mas merah\r\nmempunyai sisik berwarna merah keemasan. Ikan yang gemar mengaduk-aduk dasar\r\nair ini gerakannya sangat aktif dan tidak jinak. Tubuh ikan mas merah relatif\r\npanjang dengan punggung yang lebih rendah dari ras Sinyonya dan tidak lancip.\r\nIkan ini memiliki mata yang agak menonjol.


Baca juga: Usaha Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Agar Cepat Panen


4.\r\nIkan Mas Taiwan

Menurut dugaan, ikan ini berasal dari Taiwan\r\nsebelum diperkenalkan dan dibudidayakan di Indonesia. Ikan mas Taiwan memiliki\r\nciri khas dari bentuk tubuhnya yang memanjang dan punggungnya yang seperti\r\nbusur. Sisik hewan ini berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan. Ikan\r\nmas Taiwan sangat cepat tanggap dan akan berebut dengan ikan lainnya ketika\r\ndiberi makanan.


5. Ikan\r\nMas Majalaya

Ikan mas yang cenderung jinak ini pertama\r\nkali dikembangkan di daerah Majalaya, Bandung, Jawa Barat. Tubuh ras Majalaya\r\nrelatif pendek disertai punggung yang lebih melengkung dan lancip dibanding\r\ndengan jenis ikan mas lainnya. Semakin ke arah punggung, semakin lancip\r\nbentuknya. Ikan yang memiliki moncong pipih ini suka berenang di permukaan air.

Ikan mas Majalaya memiliki sisik berwarna\r\nhijau keabuan, kecuali bagian bawah insang dan ekor yang berwarna kekuningan.\r\nWarna sisiknya semakin gelap ke arah punggung. Kelebihan dari ikan ini adalah\r\npertumbuhannya yang cenderung cepat. Fekunditas atau jumlah telur yang\r\ndihasilkan mencapai 84.000 hingga 110.000 butir per kilogram induk.

Keunggulan lain dari ras ini adalah\r\nketahanannya terhadap bakteri Aeromonas Hydrophila. Cita rasa ikan mas Malajaya\r\nsangat gurih dan lezat. Selain itu, ikan mas ini juga memiliki banyak manfaat\r\nyang baik bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, ikan ini populer dan banyak diminati\r\noleh masyarakat Indonesia.


Baca juga: 10 Jenis Ikan Hias yang Cantik dan Mudah Dipelihara di Rumah, Bisa Jadi Hiburan


6. Ikan\r\nMas Yamato

Ras ini banyak ditemukan dan dikembangkan di\r\nAsia Timur. Ikan mas Yamato memiliki bentuk tubuh memanjang dengan sisik\r\nberwarna hijau kecokelatan. Ikan ini jarang dikembangkan dan kurang populer di\r\nIndonesia.


7. Ikan\r\nMas Lokal

Ikan mas yang satu ini mempunyai warna yang\r\nberaneka ragam dan merupakan kombinasi dari jenis ikan mas lainnya. Ika mas\r\nlokal masih belum bisa dimasukkan dalam satu ras ikan mas. Namun, justru ikan\r\nini yang paling sering dijumpai di banyak tempat dan paling dikenal serta\r\ndikembangkan oleh para petani ikan di Indonesia.

Umumnya, ikan mas lokal memiliki tubuh yang\r\ncenderung panjang dan matanya lebar. Besar kemungkinan jika ikan ini adalah\r\nhasil perkawinan silang antara berbagai jenis ikan mas yang tak terkontrol.

Demikian sekilas informasi tentang jenis ikan mas konsumsi yang telah\r\nditemukan dan dibudidayakan. Dari ketujuh jenis ikan mas di atas, manakah yang\r\nmembuat Anda tertarik untuk mencobanya?


Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_mas

http://www.infoikan.com/2016/12/jenis-jenis-ikan-mas-hias-dan-konsumsi.html

\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n

http://www.malangtimes.com/baca/13412/20160627/081731/ikan-mas-punten-dagingnya-10-persen-lebih-banyak/


Tentang Minapoli

Minapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina. 

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan