Minapoli
7 Fakta Unik Ikan Gurame yang Perlu Anda Tahu
Gurame

7 Fakta Unik Ikan Gurame yang Perlu Anda Tahu

Tim Minapoli

Tim Minapoli

Kontributor

26 Desember 2025
4 menit baca

Gurame merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang sudah menyebar ke wilayah\r\nAsia Tenggara dan Cina. Ikan yang hidup di air tawar ini biasanya bermukim di\r\nperairan yang cenderung tenang sepert...

Gurame merupakan salah satu ikan asli Indonesia yang sudah menyebar ke wilayah\r\nAsia Tenggara dan Cina. Ikan yang hidup di air tawar ini biasanya bermukim di\r\nperairan yang cenderung tenang seperti waduk, kolam, rawa, dan danau.

Meski lebih umum dijadikan konsumsi, beberapa orang juga\r\nsenang memelihara gurame sebagai ikan hias karena bentuknya yang unik, yakni\r\nkepalanya berbentuk kerucut dan tubuh belakangnya mirip dengan ikan nila dan\r\nmujair. Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai ikan gurame, berikut\r\nini 7 fakta unik ikan gurame yang perlu anda ketahui.

1. Bisa hidup di tempat yang minim\r\noksigen.

Jika diperhatikan, Anda mungkin sering melihat ikan gurame\r\nberenang ke permukaan air. Hal ini disebabkan gurame memiliki insang kedua yang\r\nberbentuk labirin dan terletak di bagian atas insang utamanya.

Insang berbentuk labirin ini berfungsi untuk mengambil\r\noksigen langsung dari udara. Berkat labirin ini pula, gurame dapat hidup di\r\ndalam air yang keruh, bahkan minim oksigen sekalipun. Selama ia bisa berenang\r\ndan menyentuh permukaan, gurame akan tetap bisa hidup karena suplai oksigen\r\ndari udara dapat langsung ia serap.


Baca juga: Ingin Memelihara Ikan Tanpa Tambahan Oksigen?


2. Tergolong sebagai pemakan\r\nsegala.

Di alam bebas, gurame pada umumnya memiliki kecenderungan\r\nmemilih jenis makanan yang spesifik, sesuai dengan usia tumbuhnya. Pada fase\r\nlarva dan benih, umumnya gurame memakan jasad renik, seperti fitoplankton,\r\nzooplankton, dan serangga air. Sementara pada fase dewasa, gurame cenderung\r\nlebih menyukai tumbuh-tumbuhan, seperti azolla, kangkung air, dan genjer.

Akan tetapi, pada kolam budi daya biasanya petani memilih\r\nuntuk memberikan daun singkong, daun pepaya, atau bahkan pelet agar\r\npertumbuhannya lebih optimal.

3. Punya kandungan gizi yang\r\ntinggi dan rendah lemak.

Gurame memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik untuk\r\ntubuh. Kandungan protein, vitamin A dan B, serta asam aminonya yang tinggi baik\r\nuntuk pertumbuhan. Selain itu, ikan gurame memiliki kadar air tinggi\r\ndan kandungan lemak yang rendah sehingga juga baik untuk Anda yang sedang\r\nmelakukan diet rendah lemak.

4. Bentuk tubuh gurame jantan\r\nlebih ramping daripada gurame betina.

Perbedaan paling menonjol antara gurame jantan dan betina\r\nterlihat dari bentuk tubuhnya. Gurame jantan punya bentuk tubuh yang ramping,\r\nsedangkan gurame betina memiliki bentuk tubuh bundar. Selain itu, dari segi pergerakannya,\r\ngurame jantan cenderung lincah dan agresif, sementara gurame betina cenderung\r\nbergerak dengan lambat.


Baca juga: Teknik Pembenihan Ikan Gurami


5. Gurame jantan ikut menjaga\r\ntelur.

Kematangan kelamin gurame biasanya terjadi pada usia 2—3\r\ntahun. Sebelum gurame betina bertelur, gurame jantan terlebih dahulu akan\r\nmembuatkan sarang dari ijuk atau tanaman kering yang ada di dalam kolam untuk\r\nmeletakkan telur.

Sarang ini biasanya berukuran 30—40 cm dan diletakkan di\r\ntempat yang tersembunyi. Setelah itu, gurame betina akan meletakkan telurnya di\r\nsarang untuk kemudian dibuahi oleh gurame jantan. Induk jantan inilah yang\r\nkemudian akan menjaga telur hingga menetas. Biasanya telur akan menetas setelah\r\nlima hari.

6. Gurame yang lebih tua punya\r\ndahi yang lebih menonjol.

Ikan gurame yang tua dan muda dapat dibedakan melalui bentuk\r\ndahinya. Ikan yang lebih muda memiliki dahi yang cenderung rata dan datar,\r\nsedangkan ikan yang tua memiliki dahi yang menonjol. Selain itu, pada ikan muda\r\nterdapat 8 buah garis tegak dan garis ini tidak ditemukan pada gurame yang\r\nsudah berumur.

7. Sirip di perut ikan gurame\r\njuga berfungsi sebagai alat peraba.

Gurame memiliki alat semacam detektor di bagian perutnya.\r\nDetektor ini sebenarnya adalah sirip perut yang mengalami modifikasi menjadi\r\nsepasang benang yang panjang. Dengan demikian, fungsi utama sirip yang mulanya\r\nsebagai alat gerak mengalami perubahan menjadi alat peraba.


Baca juga: Selain Lele, Berikut Cara Budi Daya Ikan Nila dan Gurame dalam Ember

Itulah 7 fakta unik ikan gurame yang perlu Anda\r\nketahui. Bagi Anda yang ingin memelihara gurame, penting untuk memperhatikan\r\npakan dan kebersihan kolamnya. Karena meskipun dapat hidup di air yang keruh\r\ndan minim oksigen, Namun jika Anda ingin gurame yang Anda pelihara\r\nterjaga kesehatannya, kejernihan air kolam harus benar-benar diperhatikan.

Selain itu, Anda juga perlu membersihkan permukaan kolam\r\ndari tanaman eceng gondok karena tanaman ini dapat menghalangi gurame untuk\r\nmengambil oksigen dari udara. Sementara itu, suhu yang paling tepat untuk\r\nmengembangbiakkan ikan gurame adalah 24—28 derajat Celcius.


Tentang Minapoli

Minapoli merupakan marketplace++ akuakultur no. 1 di Indonesia dan juga sebagai platform jaringan informasi dan bisnis perikanan budidaya terintegrasi, sehingga pembudidaya dapat menemukan seluruh kebutuhan budidaya disini. Platform ini hadir untuk berkontribusi dan menjadi salah satu solusi dalam perkembangan industri perikanan budidaya. Bentuk dukungan Minapoli untuk industri akuakultur adalah dengan menghadirkan tiga fitur utama yang dapat digunakan oleh seluruh pelaku budidaya yaitu Pasarmina, Infomina, dan Eventmina. 

Tim Minapoli

Ditulis oleh

Tim Minapoli

Kontributor

Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.

Bagikan artikel ini:

Chat dengan Kami

Pilih departemen yang Anda butuhkan