Ikan bandeng merupakan ikan yang banyak ditemui. Ikan\r\nbandeng adalah ikan air asin Pasifik berwarna perak yang bertelur di perairan\r\npantai dangkal. Meski berhabitat asli di air laut, b...
Ikan bandeng merupakan ikan yang banyak ditemui. Ikan\r\nbandeng adalah ikan air asin Pasifik berwarna perak yang bertelur di perairan\r\npantai dangkal. Meski berhabitat asli di air laut, bandeng juga dapat dibiakkan\r\npada area air tawar.
Bandeng menjadi menu makanan favorit masyarakat\r\nIndonesia. Bandeng dapat dengan mudah ditemui di pasar dengan harga terjangkau.\r\nKarena memiliki cukup banyak duri, ikan ini biasa diolah dengan metode presto\r\nuntuk melunakkan tulangnya.
Bandeng merupakan sumber protein hewani, vitamin B-kompleks\r\ndan nutrisi penting lainnya. Mengkonsumsi bandeng dapat menawarkan efek kesehatan\r\njangka panjang. Nutrisi penting ini berperan dalam aktivitas metabolisme tubuh\r\nyang sehat.
Bandeng dapat diolah menjadi berbagai menu lezat.\r\nUntuk menurunkan asupan lemak dan kalori, pilih metode memasak yang membutuhkan\r\nlebih sedikit lemak atau minyak, termasuk memanggang dan dan mengukus. Berikut\r\nmanfaat ikan bandeng, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber,\r\nSelasa(29/10/2019).
Tingkatkan fungsi\r\notak

Bandeng kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk\r\nkesehatan otak. Asam lemak ini juga penting untuk pemeliharaan fungsi otak\r\nnormal sepanjang hidup. Omega 3 menjaga kesehatan membran sel dan memfasilitasi\r\nkomunikasi antara sel-sel otak. Kadar omega-3 yang rendah dapat mempercepat\r\npenuaan otak dan berkontribusi terhadap defisit fungsi otak.
Bandeng juga tinggi kandungan vitamin B 12 yang mendukung\r\nfungsi otak. Vitamin B12 dapat membantu mencegah atrofi otak dan kehilangan\r\nmemori. Vitamin B12 juga diperlukan untuk produksi serotonin, bahan kimia yang\r\nbertanggung jawab untuk mengatur suasana hati. Vitamin B6 pada bandeng juga dapat mencegah penurunan fungsi otak dengan menurunkan kadar homosistein yang\r\ntelah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer dan gangguan memori.
Cegah penyakit\r\njantung

Vitamin B kompleks dan omega-3 dalam bandeng juga mampu\r\nmencegah penyakit jantung koroner. Vitamin B3 dalam bandeng dapat mengatur\r\nkolesterol untuk membantu mencegah penyakit jantung. Vitamin ini dapat membantu\r\nmengurangi stres oksidatif dan peradangan, yang keduanya terlibat dalam\r\naterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah.
Omega-3 juga dikenal dapat mengurangi risiko pengembangan\r\njantung koroner. Asam lemak omega-3 adalah jenis asam lemak tak jenuh yang\r\ndapat mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Peradangan dalam tubuh dapat\r\nmerusak pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
Atasi anemia

Vitamin B12 pada bandeng juga dapat mencegah dan mengatasi\r\nanemia. Vitamin B12 berperan penting dalam membantu tubuh memproduksi sel darah\r\nmerah. Kadar vitamin B12 yang rendah menyebabkan pengurangan pembentukan sel\r\ndarah merah dan mencegahnya berkembang dengan baik.
Saat mengalami anemia, tubuh tidak memiliki cukup sel darah\r\nmerah untuk mengangkut oksigen ke organ vital. Ini dapat menyebabkan gejala\r\nseperti kelelahan dan kelemahan. Konsumsi bandeng dapat mengembalikan energi\r\nuntuk mengatasi kelelahan ini.
Baik untuk\r\npertumbuhan janin
Bandeng juga dikenal baik untuk kehamilan. Omega-3 sangat\r\npenting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi. Mendapatkan cukup\r\nomega-3 selama kehamilan dikaitkan dengan banyak manfaat untuk anak termasuk\r\nkecerdasan, keterampilan komunikasi, pertumbuhan cepat, dan mengurangi risiko\r\npenyakit mental.
Vitamin B 12 pada bandeng juga sangat penting untuk\r\nkehamilan yang sehat. Studi menunjukkan bahwa otak dan sistem saraf janin\r\nmembutuhkan kadar B12 yang cukup dari ibu untuk berkembang dengan baik. Vitamin\r\nB12 pada tahap awal kehamilan dapat mengurangi risiko cacat lahir, seperti\r\ncacat tabung saraf.
Baik untuk tulang
Bandeng juga mengandung fosfor dan kalsium yang baik untuk\r\ntubuh. Tubuh memerlukan fosfor untuk menjaga tulang kuat dan sehat. Fosfor\r\nmembantu menghasilkan energi, dan menggerakkan otot. Kalsium juga sangat\r\npenting untuk perkembangan, pertumbuhan, dan pemeliharaan tulang. Orang-orang\r\nyang tidak mengkonsumsi kalsium yang cukup sebelum usia 20-25 memiliki risiko\r\nyang jauh lebih tinggi terkena penyakit tulang rapuh atau osteoporosis di\r\nkemudian hari.
Vitamin A dalam bandeng juga membantu mencegah kerapuhan\r\ntulang. Vitamin A juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang\r\nyang tepat, dan kekurangan vitamin ini telah dikaitkan dengan kesehatan tulang\r\nyang buruk. Faktanya, orang dengan kadar vitamin A dalam darah yang lebih\r\nrendah berisiko lebih tinggi mengalami patah tulang.
Dukung fungsi\r\npenglihatan

Bandeng memiliki kadar vitamin A yang baik untuk fungsi\r\npenglihatan. vitamin A memainkan peran penting dalam penglihatan dengan\r\nmempertajam kornea. Vitamin A juga dapat membantu melindungi terhadap penyakit\r\nmata lainnya seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia.
\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n
Vitamin B3 dalam bandeng juga menyehatkan mata. Vitamin ini bertindak sebagai antioksidan pada mata. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin B3\r\ndapat berperan dalam pencegahan glaukoma. Vitamin B lain dalam bandeng yang\r\ndipelajari dalam kaitannya dengan kesehatan mata adalah Vitamin B6. Vitamin B6\r\ndapat berperan dalam mencegah penyakit mata, terutama jenis kehilangan\r\npenglihatan degenerasi makula terkait usia.
Sumber : Liputan 6

Ditulis oleh
Tim Minapoli
Kontributor
Pakar di bidang akuakultur dengan pengalaman lebih dari 15 tahun. Aktif berkontribusi dalam pengembangan industri perikanan Indonesia.
